Pejabat PBB Serukan Sistem Peringatan yang Setara Gender

Kepala Kantor PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana menekankan pentingnya menyiapkan sistem peringatan yang memberikan akses informasi kepada setiap orang. Ia mengatakan lebih banyak perempuan yang mengalami tragedi dibandingkan laki-laki dalam bencana alam karena mereka tidak menerima peringatan dini.

Perwakilan Khusus Pengurangan Risiko Bencana Kamal Kishore berbicara dengan NHK dalam sebuah wawancara di Tokyo pada Selasa (18/06/2024).

Kishore mengatakan perubahan iklim memperbesar bencana, yang berdampak tidak hanya pada kehidupan dan mata pencaharian masyarakat, tetapi juga seluruh budaya karena masyarakat terpaksa bermigrasi.

Kishore menyebutkan bahwa perempuan lebih menderita dibandingkan laki-laki di negara-negara yang partisipasi perempuan dalam masyarakat masih tertinggal. Ia mengatakan, misalnya, jika perempuan mengurus rumah tangga sementara laki-laki bekerja, mereka mungkin menjadi orang terakhir yang mendengar akan datangnya topan.

Ia mengatakan penting bagi perempuan dan orang lanjut usia untuk menyumbangkan ide-ide mereka ketika membangun sistem pencegahan bencana.

Kishore mengatakan ada banyak hal yang bisa dipelajari dari Jepang. Menurutnya, Jepang telah menjadi pemimpin, berbagi pengalamannya kepada dunia dengan sangat murah hati dan terbuka. Dikatakan bahwa hal ini benar-benar membuat perbedaan besar bagi dunia.