Pertempuran di Gaza Mungkin Berlanjut setelah Operasi Rafah Berakhir

Sejumlah media Israel melaporkan bahwa pasukan Israel kemungkinan akan tetap berada di Jalur Gaza setelah operasinya di Rafah berakhir. Laporan tersebut muncul ketika militer Israel mengisyaratkan bahwa operasi Rafah akan selesai dalam beberapa minggu.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan telah hampir membubarkan sepenuhnya dua dari empat batalion Hamas di Rafah, Gaza selatan. IDF mengumumkan pada Selasa (18/06/2024) bahwa pasukannya telah membunuh puluhan pejuang Hamas di Rafah dalam beberapa hari terakhir.

Sejumlah media melaporkan pada Selasa bahwa seorang anggota tim perundingan Israel mengatakan militer akan tetap berada di Gaza setelah serangan di Rafah, dan Israel akan terus melancarkan tindakan yang kuat dan efektif.

Laporan tersebut mengisyaratkan bahwa pertempuran di Gaza kemungkinan akan berlanjut, kecuali sandera yang ditawan oleh Hamas dibebaskan.

Muncul kekhawatiran bahwa konflik akan berlarut-larut karena masih terdapat kesenjangan besar antara Israel dan Hamas dalam negosiasi gencatan senjata dan pembebasan sandera.

Hamas menyerukan kesepakatan yang menjamin gencatan senjata sepenuhnya. Sementara itu, Israel menekankan bahwa pihaknya bertujuan menghancurkan Hamas.