NATO Janjikan Komitmen Lebih Besar untuk Dukung Ukraina

Para menteri pertahanan di NATO sepakat memainkan peran yang lebih besar dalam mengoordinasikan bantuan militer untuk Ukraina. Mereka merampungkan perundingan dua hari di Brussel pada hari Jumat (14/06/2024).

Para menteri itu melihat Rusia mengambil inisiatif di medan perang. Mereka menyadari bahwa keterlambatan pengiriman senjata dan pendanaan ke Ukraina adalah salah satu penyebabnya, sehingga mereka bertemu guna membahas rencana menyediakan pelatihan dan pengadaan senjata untuk jangka panjang.

Mereka akan mengoordinasikan upaya tersebut dengan mendatangkan sekitar 700 personel di sebuah pos komando di Jerman. Mereka berharap akan menyelesaikan detailnya pada pertemuan para pemimpin NATO bulan depan di Washington.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan upaya-upaya tersebut tidak akan membuat NATO menjadi "pihak dalam konflik", tetapi akan meningkatkan dukungan mereka kepada Ukraina untuk menjunjung haknya membela diri.

Para menteri sepakat bahwa ini adalah momen kritis dalam perang. Mereka mengatakan bukan hanya kelangsungan hidup Ukraina yang dipertaruhkan, tetapi juga keamanan seluruh anggota NATO. Meski demikian, mereka belum bisa menyetujui usulan Stoltenberg untuk terus menyumbang lebih dari 40 miliar dolar per tahun.