Badan HAM PBB: Setidaknya 174 Warga Sipil Tewas di Ukraina pada Mei

Badan hak asasi manusia PBB mengatakan sedikitnya 174 warga sipil tewas dan 690 luka-luka di Ukraina pada bulan Mei.

Misi Pemantauan Hak Asasi Manusia PBB di Ukraina pada Jumat (07/06/2024) mengumumkan bahwa jumlah korban sipil di Ukraina adalah yang tertinggi sejak Juni 2023.

Badan hak asasi manusia tersebut mengaitkan tingginya korban jiwa dengan serangan intensif yang dilakukan pasukan Rusia di Kota Kharkiv dan tempat lain di wilayah Kharkiv, Ukraina timur, setelah pasukan itu melancarkan serangan di luar perbatasan utara wilayah tersebut dengan Rusia pada 10 Mei. Pasukan Rusia melancarkan serangan di wilayah Kharkiv pada Minggu (09/06/2024), menghancurkan rumah-rumah di sana.

Sementara itu, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan dalam sebuah wawancara dengan jaringan TV AS CBS mengatakan bahwa momentum operasi Rusia di Kharkiv telah terhenti. Ia menambahkan, “Kharkiv masih berada di bawah ancaman, tetapi Rusia belum mampu membuat kemajuan signifikan di lapangan dalam beberapa hari terakhir di wilayah tersebut.”

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam sebuah video yang dirilis pada Sabtu (08/06/2024) mengatakan bahwa tentara Rusia gagal melaksanakan operasinya di Kharkiv. Ia juga mengatakan pasukan Ukraina menghancurkan unit-unit Rusia yang memasuki wilayah Ukraina.

Institut Kajian Perang dari AS dalam penilaiannya pada Sabtu mengatakan bahwa komando militer Rusia dilaporkan memindahkan pasukan dalam jumlah yang tidak spesifik dari Kherson ke arah Kharkiv.