Proposal Gencatan Senjata Ditolak, Pasukan Israel Terus Serang Gaza

Pasukan Israel terus melancarkan serangan intensif di wilayah tengah dan bagian lainnya di Jalur Gaza, ketika Hamas menolak proposal gencatan senjata baru.

Militer Israel pada Rabu (05/06/2024) mengumumkan bahwa pasukannya secara serentak memulai aktivitas operasional yang sudah ditargetkan di wilayah Bureij dan Deir al Balah timur.

Militer mengatakan serangan dilakukan berdasarkan informasi intelijen yang menunjukkan keberadaan teroris serta infrastruktur teroris di atas dan di bawah tanah di wilayah tersebut. Pasukan Israel juga mengeklaim telah menemukan senjata dan melenyapkan teroris bersenjata.

Sementara itu pada hari yang sama, organisasi nonpemerintah internasional, Doctors Without Borders, melaporkan setidaknya 70 orang tewas dan lebih dari 300 orang terluka sejak Selasa (04/06/2024), menyusul serangan besar-besaran Israel di Gaza tengah. Kelompok tersebut menambahkan bahwa mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak.

Kelompok Islam Hamas mengatakan tidak akan menyetujui usulan terbaru mengenai gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera, kecuali Israel menjamin adanya gencatan senjata permanen dan penarikan penuh pasukannya.

Presiden AS Joe Biden pada Jumat (31/05/2024) mengungkapkan Israel telah mengajukan proposal kepada Hamas untuk melakukan gencatan senjata selama enam pekan dan pembebasan sandera.