Aliansi Modi Raih Suara Mayoritas Pemilu di India

Perdana Menteri India Narendra Modi mendeklarasikan kemenangannya dalam pemilihan umum setelah aliansinya memperoleh kursi mayoritas di majelis rendah. Namun, partai Modi gagal menjadi mayoritas tunggal.

Penghitungan suara dimulai pada Selasa (04/06/2024). Komisi Pemilihan Umum mengatakan seluruh 543 kursi telah dideklarasi pada Rabu (05/06/2024) pagi waktu setempat. Aliansi yang dipimpin Modi, Partai Bharatiya Janata (BJP), memenangkan 293 kursi.

Saat berada di markas partainya di New Delhi, Modi mengatakan kemenangan hari ini adalah kemenangan negara demokrasi terbesar di dunia.

Koalisi yang berkuasa diperkirakan akan segera mengadakan pembicaraan guna mempertahankan pemerintahan Modi untuk masa jabatan ketiga. Namun, perolehan kursi partai BJP pimpinan Modi berkurang drastis menjadi 240.

Sementara itu, aliansi oposisi meningkatkan jumlah kursinya secara signifikan. Hal ini telah bertentangan dengan jajak pendapat keluar TPS atau exit poll.

Para analis mengatakan bahwa para pemilih, terutama di daerah pedesaan, tidak puas dengan kesenjangan ekonomi yang makin dalam dan meningkatnya pengangguran selama masa jabatan Modi meskipun India mengalami pertumbuhan ekonomi yang kuat.

Rahul Gandhi dari partai oposisi terbesar, Kongres Nasional India, mengatakan hasil pemilu jelas menunjukkan bahwa rakyat India ingin Modi mundur.

Gandhi diperkirakan akan berdiskusi dengan partai oposisi lainnya mengenai strategi masa depan, mungkin termasuk pembentukan aliansi yang bertujuan untuk mencari perubahan kekuasaan.