Jokowi Serukan Lebih Banyak Investasi dalam Relokasi Ibu Kota

Presiden Indonesia Joko Widodo menyerukan lebih banyak investasi dalam proyek pembangunan ibu kota negara yang baru, seiring dengan rencana pemerintah untuk mulai melakukan relokasi pada bulan Agustus.

Konstruksi tengah dilakukan untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke lokasi di Provinsi Kalimantan Timur yang berjarak sekitar 2.000 kilometer. Ibu kota baru ini diberi nama Nusantara.

Presiden Jokowi ikut serta dalam upacara peletakan batu pertama gedung perkantoran dan fasilitas lainnya di lokasi pembangunan pada Selasa (04/06/2024).

Jokowi memperbarui seruannya kepada dunia usaha dalam dan luar negeri untuk mendapatkan lebih banyak pendanaan, dengan mengatakan bahwa berinvestasi di ibu kota yang baru adalah peluang besar di masa depan.

Pejabat pemerintah Indonesia mengatakan biaya keseluruhan proyek ini diperkirakan sekitar 33,4 miliar dolar. Pemerintah berencana mendanai 80 persen biayanya melalui investasi serta sumber-sumber lain dari dalam dan luar negeri.