Nagasaki Tidak Undang Dubes Israel ke Upacara Tahunan untuk Perdamaian

Wali Kota Nagasaki mengatakan telah memutuskan tidak mengundang Duta Besar Israel untuk Jepang ke upacara tahunan yang memperingati pengebomatoman Amerika Serikat (AS) di kota tersebut.

Wali Kota Suzuki Shiro menjelaskan keputusannya dalam konferensi pers pada Senin (03/06/2024).

Ia mengatakan dirinya mengambil keputusan sulit mengingat situasi kemanusiaan yang mengerikan di Jalur Gaza, serta pandangan orang-orang di seluruh dunia atas krisis tersebut.

Suzuki mengaku tidak bisa mengesampingkan risiko terjadinya insiden tidak terduga pada upacara 9 Agustus mendatang. Ia mengatakan tujuan acara tersebut adalah untuk mengenang para korban bom atom sehingga ia tidak bisa menoleransi gangguan apa pun.

Ia juga mengatakan bahwa sebagai gantinya, ia akan mengirimkan surat kepada utusan Israel, menyerukan penghentian segera kekerasan di Gaza.

Suzuki mengatakan kotanya seperti biasa akan mengirimkan surat undangan kepada utusan Palestina untuk Jepang.

Perhatian sebelumnya tertuju pada Nagasaki setelah Kota Hiroshima memutuskan untuk mengundang Duta Besar Israel ke acara peringatan perdamaian tahun ini.

Kota Nagasaki akan mengirimkan surat undangan ke total 154 negara dan kawasan. Para pejabat mengatakan bahwa Rusia, yang terus melakukan invasi ke Ukraina, dan sekutu Moskwa, Belarus, juga tidak dimasukkan dalam daftar undangan kota tersebut.