Jepang dan Korea Selatan Sepakat Lanjutkan Pertukaran Personel Pertahanan Tingkat Tinggi

Menteri Pertahanan Jepang Kihara Minoru dan Menteri Pertahanan Korea Selatan Shin Won-sik sepakat untuk melanjutkan pertukaran antarpersonel pertahanan senior setelah ditangguhkan selama enam tahun. Pertukaran itu ditangguhkan setelah insiden radar pada tahun 2018.

Kihara dan Shin bertemu pada Sabtu (01/06/2024) di sela-sela forum keamanan Shangri-La di Singapura.

Kihara mengatakan ingin membahas kerja sama pertahanan di masa depan, mengingat hubungan bilateral telah membaik berkat kepemimpinan kedua negara.

Kedua menteri mengonfirmasi isi langkah-langkah keselamatan yang disusun Pasukan Bela Diri (SDF) Jepang dan Angkatan Laut Korea Selatan demi mencegah terulangnya insiden radar.

Dalam insiden tahun 2018 itu, Jepang mengatakan kapal perusak Angkatan Laut Korea Selatan mengarahkan radar pengendali tembakan ke pesawat patroli SDF di atas Laut Jepang. Korea Selatan membantah tuduhan tersebut.

Para menteri pada hari Sabtu tidak membahas rincian kasus itu. Langkah-langkah tersebut juga tidak menyebutkan hal itu. Namun, langkah-langkah itu menetapkan bahwa jika salah satu pihak menganggap tindakan pihak lain menimbulkan risiko, dan berupaya melakukan kontak, pihak lain didesak untuk merespons.

Kihara menyampaikan kepada wartawan bahwa kedua belah pihak mempertahankan sikap masing-masing mengenai insiden tersebut, tetapi jika terulang kembali dapat menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

Ia mengatakan bahwa melanjutkan pertukaran akan membantu memperdalam hubungan bilateral dan hubungan kedua negara dengan Amerika Serikat (AS), serta mendorong penyelesaian tantangan keamanan.

Saat berbicara kepada wartawan setelah perundingan, Shin tidak menjelaskan secara detail tindakan pencegahan tersebut, tetapi mengatakan tindakan tersebut akan menjamin keselamatan kapal Angkatan Laut Korea Selatan.

Ia menyatakan harapannya untuk memperdalam kerja sama keamanan dengan Jepang dan kerja sama trilateral dengan AS, dengan mengatakan bahwa hal ini akan membantu memulihkan rasa saling percaya antara Korea Selatan dan Jepang, serta membantu menggentarkan ancaman dari Korea Utara.