Panen Kopi Vietnam Sentuh Titik Terendah dalam Empat Tahun

Harga biji kopi global sedang meroket dan lonjakan tersebut belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Di Vietnam, salah satu negara penghasil utama kopi, Kementerian Pertanian negara itu menyatakan hasil panen kopi pada musim ini akan turun 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya, atau mencapai titik terendah dalam empat tahun terakhir.

Vietnam adalah penghasil kopi jenis Robusta terbesar di dunia, mencakup sekitar 40 persen produksi global. Biji kopi dari Vietnam terutama digunakan untuk kopi instan.

Nguyen Huu Long adalah pemasok utama yang berbasis di Provinsi Gia Lai yang berada di dataran tinggi. Ia memiliki kontrak dengan lebih dari 200 petani lokal untuk memproduksi lebih dari 10.000 ton biji kopi Robusta tiap tahun.

Namun, suhu tinggi pada tahun ini dan kekeringan parah membuat bunga kopi terhambat berkembang dan menyebabkan banyak pohon mati. Kekhawatiran berlangsung sejak lama bahwa di tengah cuaca buruk yang terus berlanjut, harga akan terus naik dan tetap tinggi dalam jangka waktu lama.

Di seluruh dunia, harga Robusta berjangka di London mencapai titik tertinggi baru pada April. Namun, rekor tersebut mungkin tidak akan bertahan lama menyusul kabar dari Vietnam tersebut.