Dua Reaktor PLTN Takahama Diperpanjang 20 Tahun

Regulator nuklir Jepang menyetujui permintaan Perusahaan Tenaga Listrik Kansai untuk memperpanjang pengoperasian dua reaktor tua di PLTN Takahama di Jepang tengah selama 20 tahun.

Otoritas Regulasi Nuklir (NRA) membuat keputusan itu atas permintaan perusahaan tersebut dalam pertemuan pada Rabu (29/05/2024).

Masa operasional reaktor nuklir di Jepang pada prinsipnya dibatasi hingga 40 tahun. Namun, operasinya bisa diperpanjang hingga 20 tahun.

Reaktor No. 3 dan No. 4 di PLTN Takahama di Prefektur Fukui akan mencapai batas operasional 40 tahun pada tahun depan.

Dalam pertemuan tersebut, sekretariat NRA melaporkan bahwa pemeriksaan khusus telah dilakukan dengan selayaknya guna mengetahui apakah dua reaktor itu dan peralatan penting lain kondisinya memburuk. Para pejabat mengatakan reaktor tersebut memenuhi standar untuk memungkinkan perpanjangan.

Anggota komisi NRA tidak memiliki keberatan terhadap laporan tersebut. Mereka dengan suara bulat menyetujui perpanjangan itu.

Bersama langkah terbaru ini, delapan reaktor di Jepang telah diizinkan beroperasi melebihi batas 40 tahun.