Hong Kong Tangkap 6 Orang Terkait Peringatan Lapangan Tiananmen

Polisi di Hong Kong mengatakan telah menangkap enam orang karena dicurigai melanggar undang-undang keamanan nasional yang baru dengan mengunggah pesan-pesan hasutan di Facebook serta menghasut kebencian terhadap pihak berwenang.

Media lokal melaporkan bahwa ini adalah penangkapan pertama berdasarkan undang-undang yang mulai berlaku pada Maret tersebut.

Enam orang yang ditangkap pada Selasa (28/05/2024) itu termasuk Chow Hang Tung. Ia adalah mantan wakil ketua sebuah kelompok yang biasanya mengadakan acara peringatan tahunan untuk mengenang para korban tragedi Lapangan Tiananmen pada 4 Juni 1989.

Laman Facebook tersebut menampilkan unggahan tentang peringatan-peringatan sebelumnya.

Polisi mengatakan para tersangka menargetkan "tanggal sensitif yang akan datang" yang tampaknya mengacu pada peringatan insiden tersebut.

Mereka juga berargumentasi bahwa unggahan tersebut bertujuan untuk memprovokasi kebencian terhadap pemerintah pusat dan Hong Kong serta menghasut netizen untuk menyelenggarakan atau berpartisipasi dalam aktivitas ilegal.

Peringatan pada 4 Juni terakhir kali diadakan pada 2019. Pemerintah membubarkan peringatan tersebut pada 2020 dengan alasan virus korona.

Pihak berwenang bersiaga tinggi menjelang peringatan 35 tahun insiden tersebut.

Menteri Keamanan Chris Tang mendesak warga untuk tidak terhasut dengan ambil bagian dalam tindakan ilegal serta tindakan yang membahayakan keamanan nasional.