Peneliti Jepang Konfirmasi Data Mineral dari Batuan Bulan

Peneliti Jepang, yang menganalisis data yang dikumpulkan oleh wahana antariksa yang mendarat di Bulan pada Januari, telah mengkonfirmasi keberadaan olivin, mineral penting yang dapat membantu menjawab pertanyaan tentang asal-usul Bulan.

Pendarat Pintar untuk Menyelidiki Bulan (SLIM) menjadi pendarat Jepang pertama yang berhasil mendarat di permukaan Bulan.

Sebuah tim yang terdiri dari peneliti universitas Ritsumeikan dan Aizu, dan lainnya, mengungkapkan temuannya pada Senin (27/05/2024) dalam pertemuan akademis yang diadakan di Prefektur Chiba dekat Tokyo.

Para peneliti menganalisis gambar bebatuan di permukaan Bulan yang direkam oleh kamera pendarat.

Mereka mengatakan memperoleh data yang menunjukkan keberadaan mineral bernama olivin, yang mungkin ada di kedalaman Bulan. Para peneliti mengatakan akan mempelajari komposisi kimia mineral tersebut secara detail.

Membandingkan olivin dari Bulan dan Bumi mungkin mendukung teori yang diterima secara luas bahwa Bulan terbentuk dari puing-puing tabrakan antara Bumi dan benda langit lainnya.

Profesor Ohtake Makiko dari Universitas Aizu mengatakan mereka berhasil mengumpulkan data yang telah lama dinantikan. Ia menambahkan bahwa temuan ini memberikan hasil yang sangat menjanjikan.

Ia mengungkapkan tekad mereka untuk menjelaskan lebih banyak tentang asal-usul Bulan melalui analisis lebih lanjut.