Morgan Stanley: Kenaikan Suku Bunga BOJ Menguatkan Yen

CEO Asia untuk bank investasi besar AS Morgan Stanley, Gokul Laroia, memperkirakan yen Jepang akan menguat terhadap dolar menyusul penurunan suku bunga AS dan kenaikan suku bunga di Jepang.

Ia menyampaikan prospek tersebut saat diwawancara NHK pekan lalu.

Laroia mengatakan, "Ada ekspektasi, mengingat kondisi inflasi, bahwa Bank Jepang akan mulai menaikkan suku bunga. Kami memperkirakan yen dalam 12 hingga 18 bulan ke depan akan berbalik arah dan mulai menguat terhadap dolar."

Meskipun indeks saham utama Nikkei Jepang tersendat di kisaran 38.000 setelah sempat melampaui angka 40.000 pada bulan Maret, Laroia memperkirakan investasi dari luar negeri akan terus mendorong kenaikan harga saham.

Ia mengatakan, "Perilaku perusahaan-perusahaan Jepang telah berubah secara drastis dari perspektif tata kelola perusahaan, dari perspektif pengembalian modal. Maka itu, hal tersebut menjadi semacam keuntungan yang ditawarkan kepada komunitas investasi global. Sehingga, minat terhadap Jepang, baik dari sisi makro dan mikro, sangat tinggi."

Laroia juga memperkirakan kondisi ini pada akhirnya akan memicu periode "bullish" atau peningkatan bagi bursa saham Jepang.