AS dan Mesir Sepakat Lanjutkan Pengiriman Bantuan ke Gaza Lewat Darat

Amerika Serikat (AS) dan Mesir sepakat untuk melanjutkan pengiriman bantuan ke Jalur Gaza melalui perlintasan darat.

Gedung Putih mengatakan Presiden AS Joe Biden berbicara melalui telepon dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi pada Jumat (24/05/2024).

Dikatakan bahwa Biden menyambut baik komitmen Sisi untuk mengizinkan aliran bantuan kemanusiaan yang disediakan PBB dari Mesir melalui perlintasan Kerem Shalom secara sementara. Pihak Mesir juga mengumumkan perjanjian tersebut.

Langkah ini dilakukan di tengah kekurangan pangan yang parah di Gaza.

PBB mengatakan perlintasan Rafah antara Mesir dan Gaza selatan telah ditutup sejak militer Israel memulai operasi darat.

Pengiriman bantuan melalui dermaga sementara buatan AS di pantai Gaza dimulai pada 17 Mei.

Departemen Pertahanan AS mengatakan pada Kamis (23/05/2024) bahwa 506 ton bantuan telah didistribusikan oleh PBB ke Gaza sejak inisiatif ini dimulai.

Namun, Wall Street Journal menyebutkan jumlah tersebut kira-kira setara dengan 71 muatan truk, jauh di bawah target awal yang sebesar 90 muatan truk sehari.

Surat kabar tersebut juga mengatakan jumlah ini adalah sekitar 15 persen dari perkiraan kebutuhan minimum harian bagi populasi lebih dari dua juta orang.