Putin Siapkan Perlawanan terhadap Kemungkinan Penyitaan Aset oleh AS

Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekret yang mengizinkan penyitaan aset Amerika Serikat (AS) di Rusia jika Washington menyita aset Rusia yang dibekukan berdasarkan sanksi.

Keputusan tersebut menyatakan aset-aset AS termasuk properti dan surat berharga warga negara AS di Rusia dapat digunakan untuk mengompensasi kerugian akibat penyitaan aset milik Rusia di AS. Panel pemerintah akan memutuskan aset mana yang akan digunakan berdasarkan perintah pengadilan.

AS telah memberlakukan undang-undang yang mengizinkannya menyita aset-aset Rusia di AS untuk mendukung Ukraina.

Pada Selasa (21/05/2024), anggota Uni Eropa setuju untuk menggunakan bunga atas aset bank sentral Rusia bagi dukungan militer ke Ukraina serta tujuan lainnya.

Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G7 diperkirakan akan membahas masalah ini dalam pertemuan di Italia yang dijadwalkan dimulai pada Jumat (24/05/2024).

Sementara itu, rudal-rudal Rusia menyerang Kota Kharkiv di Ukraina timur pada Kamis (23/05/2024) di tengah meningkatnya serangan pasukan Rusia terhadap negara itu. Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko mengatakan serangan hari Kamis itu menewaskan tujuh orang dan melukai 17 lainnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyerukan AS dan Eropa agar memberikan lebih banyak dukungan.