Jepang & Filipina Akan Adakan Pembicaraan 2 Plus 2 pada Juli

Pemerintah Jepang tengah mengatur pertemuan yang disebut pembicaraan 2 plus 2 dengan Filipina antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan pada awal Juli di Manila.

Jepang berharap dapat memperkuat kerja sama keamanan dengan Filipina di tengah meningkatnya aktivitas Cina di Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan.

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan antara Manila dan Beijing terkait Laut Cina Selatan. Kapal penjaga pantai Cina telah menembakkan meriam air ke kapal patroli Filipina di perairan tersebut.

Pembicaraan itu diperkirakan akan mempertemukan Menteri Luar Negeri Jepang Kamikawa Yoko dan Menteri Pertahanan Kihara Minoru dengan Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo dan Menteri Pertahanan Nasional Gilberto Teodoro.

Pemerintah Jepang berencana mengambil keputusan akhir sambil mempertimbangkan apakah sesi Parlemen saat ini akan diperpanjang.

Jika terealisasi, pertemuan itu akan menjadi yang kedua setelah pertemuan pertama pada 2022.

Jepang berencana memastikan bahwa kedua negara akan mempercepat negosiasi untuk segera merampungkan Perjanjian Akses Timbal Balik, kesepakatan yang bertujuan memperlancar persiapan latihan bersama antara Pasukan Bela Diri (SDF) Jepang dengan militer Filipina.

Para menteri itu juga diperkirakan akan bertukar pandangan mengenai ekspor baru alutsista. Jepang mengirimkan sistem radar ke Filipina tahun lalu.