Filipina Terpilih sebagai Markas Regional Kelompok Kerja Nuklir Sipil AS

Filipina terpilih sebagai markas regional kelompok kerja Amerika Serikat (AS) yang bertujuan untuk mempromosikan industri nuklir sipil. Seorang pejabat AS mengatakan inisiatif ini akan memperkuat kerja sama antara kedua negara dalam memajukan tenaga nuklir.

Langkah ini diumumkan pada Selasa (21/05/2024) di sela-sela forum bisnis internasional yang diadakan di Manila. Para pejabat dari kedua negara mengatakan kelompok ini akan memberikan peluang bagi pasar Asia Tenggara.

Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik Daniel Kritenbrink mengatakan kelompok yang dipimpin oleh industri ini akan menghubungkan mitra Filipina dengan perusahaan-perusahaan AS, memberikan solusi teknologi kelas dunia dan praktik terbaik dalam mempercepat transisi Filipina menuju energi nuklir yang bersih dan aman.

Menteri Energi Filipina Raphael Lotilla mengatakan ketertarikan baru terhadap penggunaan tenaga nuklir oleh pihak sipil kini dipandang oleh banyak negara Asia Tenggara sebagai pilihan yang layak.

Kedua negara aliansi tersebut juga menandatangani perjanjian untuk mendorong kerja sama nuklir sipil serta pertukaran akademis.

Manila dan Washington telah menandatangani perjanjian pada November yang memberikan kerangka hukum bagi potensi proyek-proyek pembangkit listrik tenaga nuklir dengan penyedia AS di Filipina.

Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk mengatasi biaya energi di Filipina. Tarif listrik di negara itu termasuk yang tertinggi di Asia.