UNRWA: Distribusi Makanan di Rafah Dihentikan

Badan PBB untuk Pengungsi Palestina, atau UNRWA, mengatakan bahwa distribusi makanan di Kota Rafah di Gaza selatan saat ini dihentikan karena kurangnya pasokan dan masalah keamanan.

UNRWA mengatakan melalui media sosial pada Selasa (21/05/2024) bahwa pusat distribusinya dan gudang Program Pangan Dunia (WFP) di Rafah sekarang tidak dapat diakses karena operasi militer yang sedang berlangsung di bagian timur wilayah tersebut.

UNRWA menyebutkan bahwa operasi militer Israel saat ini berdampak langsung pada kemampuan lembaga bantuan dalam mengirimkan pasokan kemanusiaan yang penting.

Banyak orang terpaksa meninggalkan Rafah ke tempat lain di Gaza, tetapi media Israel mengutip pernyataan militer yang mengatakan bahwa diperkirakan masih ada 300.000 hingga 400.000 warga sipil di Rafah.

Militer Israel terus melanjutkan serangannya terhadap Hamas di Rafah. Pada Selasa diumumkan bahwa tentaranya melenyapkan puluhan teroris di Rafah timur yang mencoba mendekati pasukan Israel.

Kekhawatiran meningkat terkait dampak berkepanjangan terhadap kegiatan bantuan dan makin memburuknya situasi kemanusiaan di Rafah, seiring dengan rencana Israel untuk memperluas operasi militernya di wilayah tersebut.