Honda Pangkas Tenaga Kerjanya di Cina

Honda Motor mengatakan pihaknya memangkas tenaga kerja produksi penuh waktunya di Cina melalui pensiun dini akibat menurunnya penjualan kendaraan di negara tersebut.

Produsen mobil Jepang ini sebagian besar memproduksi kendaraan hibrida di pabrik-pabrik yang dijalankan oleh perusahaan patungan yang dibentuk dengan mitra lokal.

Pengurangan tenaga kerja terjadi di salah satu usaha patungan. Honda mengatakan sejauh ini sekitar 1.700 karyawan, atau sekitar 14 persen pekerja, telah mengajukan permohonan pensiun dini.

Honda menjual sekitar 1,22 juta kendaraan di Cina pada tahun fiskal 2023, sekitar 30 persen lebih sedikit dari puncak penjualan pada tahun fiskal 2020.

Produsen mobil ini sedang meninjau bisnisnya di Cina untuk fokus pada produksi kendaraan listrik. Produsen mobil Jepang lainnya juga sedang meninjau operasinya di Cina .

Mitsubishi Motors memutuskan untuk keluar dari pasar Cina tahun lalu, sementara Nissan Motor mengatakan akan terus beroperasi di Cina dengan melakukan penyesuaian terhadap kapasitas produksinya.