Jepang Rencanakan Sistem "Pengiriman Otomatis" Tokyo-Osaka

Jepang membuat rencana khusus untuk menciptakan sistem kargo "pengiriman otomatis" yang menghubungkan Tokyo dan Osaka.

Sistem otomatis ini akan menggunakan kendaraan tak berawak dan metode transportasi lainnya.

Panel pemerintah sedang mempertimbangkan penggunaan jalur tengah jalan tol atau ruang bawah tanah untuk infrastruktur ini, yang mungkin siap dalam 10 tahun.

Sistem di atas tanah diperkirakan menelan biaya lebih dari 25 miliar yen per 10 kilometer atau sekitar 160 juta dolar.

Jalur bawah tanah dapat membuat pemerintah mengeluarkan biaya lebih dari 500 juta dolar.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi krisis tenaga kerja di industri logistik.

Kementerian Infrastruktur dan Transportasi mengatakan sistem aliran otomatis dapat menangani hingga 26 persen kargo yang diangkut oleh truk dan kendaraan lain antara Tokyo dan Osaka.

Pemerintah menargetkan memilih rute tertentu dan menyusun rencana dasar sebelum pertengahan tahun ini.