Jepang Ingin Tarik Lebih Banyak Investasi dan Staf Teknologi Informasi

Para pejabat Jepang mengatakan sedang berupaya untuk menarik lebih banyak investasi dan pekerja teknologi informasi (TI) dari luar negeri untuk menopang pertumbuhan ekonomi negara ini.

Pemerintah telah membuat rencana untuk mendorong bisnis asing agar mendirikan pabrik serta operasi lainnya di Jepang.

Negara ini telah menetapkan target untuk menggandakan investasi asing langsung pada tahun 2030 dibandingkan tahun 2022. Targetnya adalah 100 triliun yen, atau hampir 640 miliar dolar.

Menteri Revitalisasi Ekonomi Shindo Yoshitaka pada Senin (13/05/2024) mengatakan bahwa investasi skala besar diperlukan untuk membangun perekonomian yang dapat berkembang bahkan saat menghadapi populasi yang menyusut dan menua.

Para pejabat ingin memperjelas dokumen dan membuatnya dalam bahasa Inggris supaya pelaku usaha dapat lebih mudah mendirikan perusahaan di Jepang.

Sedangkan untuk tenaga kerja asing, para pejabat terlebih dahulu ingin mengubah aturan pemerintah mengenai status kependudukan pekerja semacam itu.

Tujuannya agar lulusan TI dari universitas ternama di India, Asia Tenggara, serta lainnya berminat untuk tinggal dan bekerja di Jepang.