Pasukan Israel Serang Jabalia, Korban Tewas di Gaza Mencapai 35.000

Pasukan Israel melancarkan serangan darat di Kota Jabalia, Gaza utara, sambil melanjutkan serangan di Kota Rafah, Gaza selatan. Militer Israel (IDF) mengatakan kelompok Islam Hamas sedang mengumpulkan kekuatan di Jabalia.

IDF pada Minggu (12/05/2024) menyatakan bahwa pasukan daratnya telah menewaskan 10 pejuang Hamas dalam serangan di Rafah. Lebih dari satu juta orang mengungsi di kota itu.

PBB memperkirakan sekitar 300.000 orang telah dievakuasi dari Rafah. PBB menyerukan agar pertempuran dihentikan dengan menyatakan bahwa tidak ada tempat yang aman di Jalur Gaza.

Militer Israel sebelumnya mengatakan telah menguasai Jabalia. Namun, IDF mengumumkan peluncuran serangan darat di kota itu setelah melancarkan serangan udara. IDF menegaskan telah mengimbau warga di daerah tersebut untuk mengungsi.

Jaringan berita satelit yang berbasis di Qatar, Al Jazeera, menyiarkan gambar orang-orang yang melarikan diri dari pengeboman, termasuk warga lanjut usia dan anak-anak. Tayangan itu juga menunjukkan korban luka yang dipindahkan untuk perawatan medis.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertemu orang-orang yang diperkirakan akan ikut serta dalam upacara peringatan kemerdekaan Israel yang dijadwalkan pada Selasa (14/05/2024). Dalam kesempatan itu ia mengatakan, "Kami tidak memiliki pilihan selain mengalahkan musuh kami."

Otoritas kesehatan di Gaza pada Minggu mengatakan korban tewas sejak konflik antara Israel dan Hamas dimulai di wilayah tersebut telah mencapai 35.034 jiwa.