Observatorium Jepang Konfirmasi Terjadinya Badai Geomagnetik

Badan Meteorologi Jepang mengatakan telah mengonfirmasi adanya badai geomagnetik, suatu gangguan terhadap medan magnet Bumi, menyusul laporan-laporan tentang serangkaian jilatan api matahari yang kuat.

Sejumlah pejabat badan tersebut mengatakan bahwa badai itu diamati oleh observatorium geomagnetiknya di Kota Ishioka, Prefektur Ibaraki, Sabtu (11/05/2024) pagi.

Mereka mengatakan bahwa badai mulai terjadi pada hari Sabtu setelah jam 2 pagi, dan fluktuasi geomagnetisme hingga jam 9 pagi melampaui sepuluh kali lipat perubahan harian biasanya.

Sebelumnya, Institut Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional Jepang melaporkan bahwa jilatan api matahari dengan level paling intens telah teramati sebanyak enam kali antara Rabu (08/05/2024) hingga Jumat (10/05/2024).

Badai geomagnetik dapat mengganggu komunikasi. Namun, pejabat badan tersebut mengatakan dampak badai terbaru ini belum diketahui.

Observatorium itu mengatakan sudah lama tidak melihat fluktuasi sebesar ini. Dikatakan bahwa badai geomagnetik dapat sering terjadi karena aktivitas matahari diperkirakan akan meningkat hingga tahun depan.