Bendahara LDP Akui Sebagian Besar Dakwaan Terkait Laporan Dana

Ketua bendahara faksi terbesar di Partai Demokratik Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang, Matsumoto Junichiro, mengakui bahwa dirinya tidak mengumumkan pendapatan jutaan dolar dalam laporan dana politik.

Matsumoto didakwa tidak mengumumkan pendapatan sebesar 675 juta yen, atau sekitar 4,3 juta dolar, yang diperoleh dari pesta penggalangan dana yang diadakan oleh faksi tersebut dalam periode lima tahun hingga tahun 2022. Faksi tersebut pernah dipimpin oleh mendiang Perdana Menteri Abe Shinzo.

Jaksa juga menuduh Matsumoto tidak menyebutkan dalam laporannya bahwa faksi tersebut memberikan imbalan kepada kantor anggota parlemen dengan jumlah keseluruhan yang kurang lebih sama.

Persidangan Matsumoto dimulai di Pengadilan Distrik Tokyo pada Jumat (10/05/2024). Dirinya menyampaikan kepada pengadilan bahwa sebagian besar dakwaan terhadapnya adalah benar.

Jaksa telah mengajukan dakwaan terhadap sepuluh orang yang terlibat dalam skandal tersebut. Jaksa menuduh individu-individu tersebut melanggar undang-undang pengendalian dana politik. Matsumoto adalah orang pertama yang diadili.

Empat orang di antaranya tidak akan diadili karena kasusnya sudah selesai. Mereka telah menerima sidang yang dipercepat untuk membayar denda serta jenis hukuman lainnya.