Belanja Rumah Tangga Jepang Turun 13 Bulan Berturutan

Pengeluaran rumah tangga Jepang turun pada bulan Maret, mencatat penurunan selama 13 bulan berturut-turut, karena konsumen menahan diri di tengah kenaikan harga.

Angka yang dirilis pada hari Jumat (10/05/2024) oleh Kementerian Dalam Negeri menunjukkan rumah tangga yang terdiri dari dua orang atau lebih membelanjakan rata-rata 318.713 yen, atau sekitar 2.050 dolar, pada bulan Maret.

Angka ini turun 1,2 persen dalam yen dibandingkan tahun sebelumnya, disesuaikan dengan inflasi.

Pengeluaran yang berkaitan dengan kegiatan sosial biasanya meningkat pada bulan Maret karena menandai akhir tahun fiskal. Ini termasuk hadiah perpisahan untuk orang-orang yang pensiun atau dipindahkan ke lokasi kerja berbeda. Angka tersebut tahun ini turun 20,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya karena harga komoditas yang lebih tinggi.

Pengeluaran utilitas dipengaruhi oleh musim dingin dengan rekor terhangat. Tagihan listrik turun 19,2 persen dan gas sebesar 9,3 persen karena berkurangnya penggunaan AC dan pemanas gas.

Kementerian juga merilis angka untuk tahun fiskal 2023. Belanja rumah tangga turun 3,2 persen dari tahun sebelumnya karena dampak inflasi. Penurunan ini merupakan yang pertama dalam tiga tahun terakhir.