Analis Swasta Perkirakan PDB Jepang Turun pada Jan-Mar

Analis sektor swasta memproyeksikan perekonomian Jepang menyusut pada periode Januari-Maret. Mereka menyebutkan lemahnya belanja konsumen dan ekspor sebagai penyebabnya.

Sebuah survei yang dilakukan terhadap sebelas perusahaan riset menemukan bahwa semua perusahaan tersebut memperkirakan PDB mengalami kontraksi pada kuartal pertama. Pemerintah akan merilis data awal pada Kamis (16/05/2024) pekan depan.

Para analis memperkirakan pertumbuhan tahunan dalam nilai yang disesuaikan dengan inflasi berkisar antara minus 1 hingga minus 3,3 persen.

Hanya satu perusahaan yang tidak mengatakan bahwa tingkat pertumbuhan belanja konsumen kemungkinan turun dibandingkan kuartal sebelumnya.

Konsumsi pribadi menyumbang lebih dari setengah PDB Jepang.

Para analis menyatakan penjualan mobil melemah karena beberapa produsen menghentikan produksi dan pengiriman akibat masalah dalam prosedur sertifikasi pemerintah.

Mereka juga mengatakan bahwa konsumen menghabiskan lebih sedikit uang untuk membeli makanan di tengah kenaikan harga.

Meskipun konsumsi wisatawan mancanegara tetap kuat, semua perusahaan yang disurvei juga meyakini bahwa ekspor menurun akibat berkurangnya pengiriman mobil.

Analis juga memperkirakan bahwa belanja modal mengalami penurunan. Menurut para analis, angka-angka tersebut akan mengindikasikan bahwa perekonomian Jepang mandek antara Januari hingga Maret.