Dua Perusahaan Jepang Kerja Sama Perangi Demam Berdarah

Dua perusahaan yang bersaing di Jepang bekerja sama untuk mengembangkan obat nyamuk semprot guna melawan meningkatnya penyebaran demam berdarah di Asia Tenggara dan negara-negara lain.

Kao Corporation bekerja sama dengan Earth Corporation untuk menggabungkan keahlian dan mempersingkat periode pengembangan produk tersebut.

Perusahaan itu mengatakan semprotan tersebut menggunakan air semprotan halus untuk membasahi sayap dan tubuh nyamuk agar tidak dapat terbang.

Hal ini dilakukan melalui larutan dalam semprotan dengan tegangan permukaan rendah yang mengurangi kemampuan tubuh serangga untuk menepis air.

Kedua perusahaan itu mengatakan semprotan tersebut tidak mengandung insektisida kimia apa pun. Pihaknya berencana mulai menjualnya di Thailand mulai Juli mendatang.

Proyek ini menggabungkan teknologi Kao dan pengetahuan Earth di pasar Asia Tenggara. Perusahaan-perusahaan tersebut mengatakan mengesampingkan persaingan karena meningkatnya risiko kesehatan akibat penyebaran demam berdarah oleh nyamuk.

Shimizu Yuji, presiden Kao Industrial di Thailand, mengatakan, "Kami merasakan urgensi dalam proyek bersama ini untuk membantu memberantas demam berdarah sesegera mungkin."

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan infeksi demam berdarah global tahun lalu mencapai rekor tertinggi lebih dari 6,5 juta. Lonjakan ini terjadi di tengah kekhawatiran pemanasan global akan memperluas habitat nyamuk tersebut sehingga makin menyebarkan infeksi yang berpotensi mematikan.