Gubernur BOJ dan PM Kishida Bahas Pelemahan Yen

Gubernur Bank Jepang (BOJ) Ueda Kazuo dan Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio membahas nilai tukar mata uang asing. Pertemuan tersebut terjadi ketika yen terus terdepresiasi terhadap dolar ke tingkat rekor.

Keduanya mengadakan pembicaraan di kantor perdana menteri di Tokyo pada Selasa (07/05/2024).

Ueda mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan bahwa ia dan Kishida bertukar pandangan mengenai nilai tukar yang melemah.

Gubernur BOJ mengatakan, secara umum nilai tukar mata uang asing berpotensi memberikan dampak besar terhadap perekonomian dan harga barang.

Ia juga mengatakan bahwa BOJ akan memantau erat depresiasi yen baru-baru ini dalam melaksanakan kebijakan.

Mata uang Jepang jatuh ke kisaran 160 yen terhadap dolar pada 29 April. Mata uang yen pertama kalinya dalam 34 tahun diperdagangkan pada level tersebut.

Kemudian mata uang Jepang melonjak tajam ke level 154 yen dan naik lagi pada Kamis (02/05/2024) lalu. Langkah tersebut memicu spekulasi bahwa otoritas Jepang telah berulang kali melakukan intervensi.