Putin Perintahkan Latihan Senjata Nuklir Taktis

Para pejabat Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada Senin (06/05/2024) bahwa Presiden Vladimir Putin telah memerintahkan persiapan untuk latihan simulasi penggunaan senjata nuklir taktis. Mereka menyatakan ingin menjaga kesiapan unit tempur dan senjata nuklir nonstrategis.

Pejabat kementerian mengatakan pasukan dari Distrik Militer Selatan akan mengambil bagian dalam latihan tersebut. Mereka mengatakan latihan ini merupakan respons terhadap "pernyataan provokatif dan ancaman yang dibuat oleh pejabat Barat tertentu". Mereka mengatakan ingin memastikan integritas dan kedaulatan wilayah Rusia.

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan beberapa pemimpin Barat telah berbicara tentang "niat untuk mengirim kontingen bersenjata" ke Ukraina. "Ini adalah babak baru dalam peningkatan ketegangan," ujarnya.

Putin akan memulai masa jabatan kelimanya sebagai presiden pada Selasa (07/05/2024). Pada Kamis (09/05/2024), pasukannya akan memperingati berakhirnya Perang Dunia Kedua dengan perayaan Hari Kemenangan.

Juru bicara unit intelijen militer Ukraina, Andriy Yusov, mengecam rencana Rusia tersebut. Menurutnya, "pemerasan nuklir" adalah praktik yang terus-menerus dilakukan rezim Putin.