Penyedia Komputasi Awan Jepang Memfokuskan pada "Kedaulatan Data"

Penyedia komputasi awan di Jepang menanggapi permintaan pelanggan akan keamanan yang lebih baik dengan menawarkan layanan yang dikenal sebagai "kedaulatan data".

Kedaulatan data mengacu pada pengamanan informasi dengan menjaganya tetap berada di dalam batas negara serta tunduk pada undang-undang dan peraturan setempat. Uni Eropa dan sejumlah negara lain menerapkan prosedur serupa untuk meningkatkan keamanan data.

Fujitsu telah bekerja sama dengan raksasa Teknologi Informasi (TI) Amerika Serikat (AS), Oracle, untuk memulai layanan komputasi awan pada tahun fiskal 2025 yang akan mempertahankan transfer dan penyimpanan data di dalam Jepang.

Para pejabatnya mengatakan perjanjian tersebut memastikan penggunaan pusat data lokal Fujitsu serta tidak ada informasi yang berpindah ke luar negeri.

Dalam perkembangan terkait, NEC dan NTT menawarkan layanan kepada perusahaan Jepang yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) generatif. Layanan ini memproses data melalui peladen internal, tanpa menggunakan pusat data.

Perusahaan-perusahaan mengatakan layanan ini memiliki keterbatasan dalam kapasitas pemrosesan, tetapi memenuhi kebutuhan keamanan bisnis untuk penyimpanan internal serta transmisi data.