Sekjen PBB Desak Israel dan Hamas Manfaatkan Peluang Gencatan Senjata

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Israel dan Hamas agar tidak melewatkan kesempatan untuk menyepakati gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera.

Berbicara kepada wartawan pada Senin (06/05/2024), Guterres mengatakan bahwa pada hari sebelumnya ia telah menyampaikan permintaan yang sangat kuat kepada pemerintah Israel dan kepemimpinan Hamas agar berupaya lebih keras untuk mewujudkan kesepakatan yang sangat penting. Ia menggambarkan kesempatan tersebut sebagai "peluang yang tidak boleh dilewatkan".

Guterres menambahkan bahwa invasi darat di Kota Rafah di Gaza selatan tidak dapat ditoleransi karena dampak kemanusiaannya yang sangat buruk dan konsekuensinya yang mengganggu stabilitas di wilayah tersebut.

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk mengeluarkan pernyataan pada Senin mengenai seruan Israel agar penduduk di beberapa bagian Rafah mengungsi.

Turk menegaskan bahwa orang-orang di Gaza terus terkena bom, penyakit, dan bahkan kelaparan. Ia menambahkan mereka diperintahkan untuk kembali mengungsi seiring meningkatnya operasi militer Israel di Rafah.

Turk menyebut situasi ini tidak manusiawi serta bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar hukum kemanusiaan dan hak asasi manusia internasional yang menjadikan perlindungan efektif terhadap warga sipil sebagai perhatian utama.