Enam Bulan Jelang Pilpres AS, Trump Unggul Tipis di Jajak Pendapat

Enam bulan menjelang pemilihan presiden AS, jajak pendapat menunjukkan mantan Presiden Donald Trump unggul tipis atas Presiden Joe Biden.

Meski menjalani kampanye, calon presiden dari Partai Republik ini juga hadir dalam persidangan kasus pidana yang dihadapinya.

Baru-baru ini, ia juga menerima kunjungan dari sejumlah pemimpin asing. Di antaranya adalah Presiden Polandia Andrzej Duda dan Aso Taro, wakil presiden Partai Demokratik Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang.

Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron juga mengunjungi Trump. Sementara itu, Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban memosting pesan di media sosial tentang pembicaraannya dengan Trump.

Seorang pakar politik AS dari Jepang mengatakan kunjungan para pemimpin dari luar AS itu memberi dampak positif bagi kampanye Trump.

Profesor Watanabe Yasushi dari Universitas Keio mengatakan, "Kebijakan diplomatik AS biasanya tetap konsisten bahkan setelah pergantian pemerintahan. Namun, ada perubahan besar ketika Trump mulai menjabat. Mulai dari langkah-langkah perubahan iklim, perjanjian perdagangan bebas, hingga hubungan dengan negara-negara sekutunya. Beberapa negara mengambil langkah untuk bersiap menghadapi kemungkinan perubahan tersebut dengan berupaya memitigasi risiko."

Watanabe mengatakan peluang kemenangan Biden atau Trump sama besar. Ia menambahkan bahwa beberapa kekhawatiran yang menjadi kendala bagi Biden adalah inflasi yang tinggi dan aksi protes terhadap Israel.

Ia juga mengatakan bahwa tim kampanye Trump menghadapi tantangan mengenai cara mengatasi pembatasan aborsi dan kemungkinan pemberitaan negatif dari persidangan pidana yang tengah dihadapinya.