Jepang dan Uni Eropa Sepakat Lindungi Rantai Pasokan

Para pejabat dari Jepang dan Uni Eropa bertemu dan membahas ketahanan ekonomi. Mereka sepakat tentang perlunya menghindari ketergantungan berlebihan pada beberapa negara dan wilayah dalam pengadaan semikonduktor dan barang lainnya.

Menteri Luar Negeri Jepang Kamikawa Yoko dan Menteri Perekonomian Perdagangan dan Perindustrian Saito Ken bertemu dengan Wakil Presiden Eksekutif Komisi Eropa Valdis Dombrovskis di Paris pada hari Kamis (02/05/2024).

Mereka menyatakan keprihatinan mengenai ketergantungan pada negara-negara seperti Cina untuk apa yang mereka sebut sebagai "barang strategis", termasuk semikonduktor dan mineral penting.

Mereka juga melihat beberapa perusahaan membanjiri pasar dengan produk-produk murah, sehingga mereka ingin mengurangi fokus pada harga. Mereka berencana melakukan pertimbangan lain, seperti melindungi lingkungan dan bertahan dari serangan siber.

Saito mengatakan, "Jepang dan Uni Eropa sepakat untuk mendorong pengembangan dan peningkatan rantai pasokan yang transparan, berketahanan, dan berkelanjutan, dan berupaya memperluasnya ke negara-negara yang berpandangan sama."

Pada bulan April, para pemimpin Jepang dan AS menegaskan kembali komitmen mereka untuk menyokong rantai pasokan mineral penting. Mereka berencana bekerja sama dengan mitra-mitra di Uni Eropa mengenai serangkaian prinsip bersama untuk ketahanan ekonominya.