PM Jepang Tekankan Tatanan Ekonomi yang Bebas & Adil pada OECD

Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio menekankan pentingnya menjaga tatanan ekonomi berbasis aturan yang bebas dan adil di tengah komunitas internasional yang beragam.

Kishida menyampaikan pidato pada Kamis (02/05/2024) dalam pertemuan Dewan Menteri Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) di Paris.

Jepang memimpin pertemuan tersebut pada 2024 yang menandai 60 tahun sejak bergabung dengan OECD.

Perdana menteri itu menekankan bahwa lebih sulit bagi negara-negara untuk mencapai konsensus karena komunitas internasional menjadi lebih terdiversifikasi akibat banyaknya konflik dan munculnya negara-negara berkembang pesat.

Namun, ia mengatakan perubahan zaman dan menghadapi kesulitan bisa menjadi peluang untuk membuat hidup masyarakat lebih sejahtera. Ia menyatakan niat untuk terus bekerja sama dengan negara-negara anggota OECD lainnya, dan menyebutkan bahwa Jepang berupaya menciptakan pendorong pertumbuhan baru dengan menyelesaikan masalah menggunakan keahlian dan pengetahuan organisasi itu.

Ia juga menekankan bahwa Jepang perlu memulihkan kemampuan menghasilkan uang dengan mewujudkan kenaikan upah yang kuat serta mempercepat investasi modal negara tersebut.