Analis: Jepang Kemungkinan Besar Intervensi Pembelian Yen

Analis meyakini pemerintah dan bank sentral Jepang (BOJ) melakukan intervensi pembelian yen senilai sekitar 5 triliun yen, atau hampir 32 miliar dolar, untuk menghentikan penurunan tajam mata uang Jepang itu.

Pengamat pasar menduga bahwa pemerintah dan BOJ melakukan intervensi tanpa membuat pengumuman karena yen dengan cepat kembali naik beberapa kali pada Senin (29/04/2024). Pada hari itu yen naik ke level 154 terhadap dolar setelah turun ke kisaran 160.

Laporan statistik BOJ mengenai rekening gironya pada Selasa (30/04/2024) memperlihatkan sebanyak 7,56 triliun yen, atau sekitar 48 miliar dolar, akan ditransfer dari lembaga keuangan ke pemerintah pada Rabu (01/05/2024).

Lembaga kajian swasta, The Totan Research, memperkirakan sekitar 5 triliun yen digunakan untuk intervensi tersebut.

Wakil Menteri Keuangan Urusan Internasional Kanda Masato berulang kali menolak berkomentar mengenai masalah ini. Statistik yang akan dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan pada akhir bulan Mei akan menunjukkan apakah intervensi telah dilakukan.