Potret Raja Ryukyu yang "Hilang" sejak PD II Diperlihatkan ke Media

Potret para penguasa Kerajaan Ryukyu, yang berada di wilayah yang kini disebut Okinawa di Jepang selatan, untuk pertama kalinya diperlihatkan kepada media sejak dikembalikan ke prefektur tersebut.

Sejumlah potret dan artefak lainnya hilang dalam kekacauan Pertempuran Okinawa antara pasukan Amerika Serikat dan Jepang pada hari-hari terakhir Perang Dunia II.

Sebanyak 22 benda, termasuk peta, pembakar dupa, dan potret bernama "Ogoe" ditemukan di AS tahun lalu dan diserahkan ke Prefektur Okinawa pada Maret. Delapan belas benda, termasuk dua potret, diperlihatkan pada Selasa (30/04/2024).

Salah satu potret itu berukuran sekitar 180 sentimeter persegi, menggambarkan seorang raja di tengahnya mengenakan kostum dan mahkota yang digunakan untuk acara resmi. Di bagian bawah lukisan itu tertulis nama "Shosei-sama". Pejabat prefektur mengatakan lukisan tersebut diyakini merupakan potret raja keempat kerajaan itu, Raja Shosei.

Potret lainnya dibagi menjadi tiga bagian dengan satu segmen berukuran panjang 109 sentimeter. Para pejabat mengatakan raja dalam potret itu tidak diketahui.

Prefektur Okinawa berencana membentuk panel pakar pada bulan ini untuk melakukan analisis terperinci atas pigmen dan material lainnya, serta membahas cara untuk melanjutkan restorasi lukisan-lukisan tersebut.