Menlu AS Desak Israel dan Hamas Terima Gencatan Senjata

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken kembali mencoba membawa delegasi Israel dan Hamas ke meja perundingan. Ia bertemu dengan anggota Dewan Kerja Sama Teluk pada Senin (29/04/2024) di Riyadh, Arab Saudi.

Blinken mengatakan kepada para pemimpin negara-negara Teluk dan Otoritas Palestina bahwa ia telah melihat "kemajuan terukur" dalam situasi kemanusiaan di Gaza. Namun, ia mengatakan solusi yang "lebih adil" adalah dengan mencapai gencatan senjata dan memulangkan para sandera yang ditahan oleh Hamas.

Blinken ingin Israel mengambil langkah nyata untuk melindungi warga sipil di Gaza. Ia ingin para pemimpin Hamas menerima apa yang disebutnya sebagai proposal yang "luar biasa murah hati". Para perunding belum mengungkapkan persyaratan proposal gencatan senjata terbaru Israel, tetapi laporan media menunjukkan bahwa Israel terbuka untuk mendiskusikan diakhirinya konflik dengan imbalan pembebasan para sandera. “Satu-satunya penghalang antara masyarakat Gaza dengan gencatan senjata adalah Hamas,” kata Blinken.

Laporan tersebut juga mengatakan bahwa perunding Hamas berada di Kairo untuk bertemu dengan mediator dari Mesir dan Qatar. Laporan tersebut mengutip sumber-sumber Israel yang mengatakan bahwa delegasi negara itu akan berangkat ke sana pada Selasa (30/04/2024).