Bayi di Gaza Meninggal Setelah Dilahirkan dari Ibu yang Wafat

Seorang bayi yang diselamatkan dari rahim seorang wanita yang terbunuh dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza selatan, meninggal empat hari setelah lahir.

Lembaga penyiaran Inggris, BBC, melaporkan bahwa bayi perempuan itu meninggal pada Kamis (25/04/2024). Bayi tersebut dilahirkan melalui operasi caesar darurat di sebuah rumah sakit di Rafah pada Minggu (21/04/2024).

BBC mengatakan bayi tersebut hanya berbobot 1,4 kilogram saat dilahirkan dan mengalami gangguan pernapasan parah. Ditambahkan, bayi tersebut dikuburkan di samping ibunya.

Sementara itu, militer Israel melanjutkan serangan udara di Gaza pada Jumat (26/04/2024). Otoritas kesehatan di wilayah tersebut mengatakan jumlah korban tewas di sana telah mencapai 34.356 orang sejak konflik antara Israel dan Hamas dimulai.

Pasukan Israel menunjukkan kesiapan untuk melancarkan serangan darat di Rafah, yang menurutnya bertujuan untuk menghancurkan Hamas sepenuhnya. Sekitar 1,2 juta orang, termasuk pengungsi dari wilayah lain di Gaza, saat ini berada di Rafah.