Militer AS Mulai Bangun Dermaga Sementara di Gaza untuk Kirim Makanan

Militer Amerika Serikat (AS) mulai membangun dermaga sementara di lepas pantai Gaza untuk mengirimkan makanan dan pasokan bantuan lainnya melalui laut.

Jalur Gaza, yang memiliki populasi sekitar 2,2 juta, sedang menghadapi krisis kemanusiaan yang serius di tengah berlanjutnya pertempuran antara Israel dan kelompok Islam Hamas.

Seorang pejabat senior pemerintah AS mengatakan pada hari Kamis (25/04/2024) bahwa lebih dari separuh penduduk di Gaza utara menghadapi kerawanan pangan yang sangat parah. Pejabat tersebut menambahkan bahwa hampir 30 persen anak-anak di sana menunjukkan tanda-tanda malnutrisi parah.

Sekretaris Pers Departemen Pertahanan AS Patrick Ryder mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis bahwa kapal militer AS telah mulai membangun dermaga sementara.

Seorang perwira tinggi militer AS mengatakan, "Kami sesuai jadwal guna memulai pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza dari laut pada awal Mei."

Militer AS sebelumnya mengatakan bahwa setelah dermaga tersebut beroperasi penuh, lebih dari 2 juta makanan akan dikirim ke Gaza setiap hari.

Di AS, meningkat kritik terhadap pemerintahan Presiden Joe Biden karena mendukung Israel. Protes mahasiswa yang menentang serangan Israel di Gaza terus berlanjut di penjuru AS.

Langkah terbaru militer ini dipandang sebagai cara pemerintahan Biden untuk menunjukkan komitmennya dalam mengatasi situasi kemanusiaan di Gaza.