Yen Melemah ke Level 155 terhadap Dolar AS

Mata uang Jepang terus melemah terhadap dolar, mencapai kisaran paruh atas 155 yen di pasar valuta asing Tokyo pada Kamis (25/04/2024). Para investor mencermati kedua mata uang ini di tengah berlangsungnya rapat kebijakan Bank Jepang (BOJ) selama dua hari yang diadakan hingga Jumat (26/04/2024).

Yen belum pernah berada pada level 155 sejak 1990. Para pelaku pasar menjual yen dan membeli dolar karena perekonomian Amerika Serikat yang menguat. Pelaku pasar juga mempertimbangkan pandangan bahwa The Fed akan menunda penurunan suku bunga.

Investor juga memperkirakan bahwa BOJ tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Pengamat pasar meyakini bahwa kesenjangan suku bunga antara AS dan Jepang kemungkinan akan tetap ada sehingga memicu aksi beli dolar yang lebih menguntungkan.

Dalam rapat komite Majelis Tinggi pada Kamis, Menteri Keuangan Jepang Suzuki Shunichi ditanyai mengenai jatuhnya nilai yen. Ia mengatakan pemerintah mengawasi pasar dengan saksama dan tekad untuk mengambil tindakan yang tepat berdasarkan pengamatan tidak berubah.

Suzuki menambahkan bahwa dirinya saat ini belum bisa berkomentar lebih jauh mengenai isu tersebut.