Tingkat Kesuburan Total Jepang 2023 Capai Rekor Terendah

Tingkat kesuburan total Jepang tahun lalu turun ke level terendah sejak pencatatan dimulai pada tahun 1947. Banyak orang mengaitkan penurunan ini dengan budaya kerja Jepang yang tidak fleksibel.

Statistik demografi pendahuluan untuk 2023 yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan pada Rabu (05/06/2024) menunjukkan tingkat kesuburan total, yaitu jumlah anak yang diperkirakan akan dilahirkan oleh setiap wanita dalam hidupnya, turun 0,06 poin dari tahun sebelumnya menjadi 1,20. Angka ini juga merupakan penurunan tahun ke tahun selama delapan tahun berturut-turut.

Tingkat tersebut turun di semua prefektur. Tokyo membukukan jumlah terendah dengan 0,99, diikuti dengan Hokkaido dengan 1,06, dan Miyagi dengan 1,07. Okinawa memiliki tingkat tertinggi sebesar 1,60, diikuti oleh Miyazaki dan Nagasaki sebesar 1,49, serta Kagoshima dengan 1,48.

Tingkat sebesar 2,07 dianggap perlu untuk mempertahankan populasi yang stabil.

Jumlah bayi di Jepang yang lahir tahun lalu juga merupakan angka terendah sepanjang masa. Jumlahnya turun 43.482 dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 727.277, yaitu yang paling sedikit sejak pencatatan dimulai pada tahun 1899.

Pejabat kementerian itu mengatakan penurunan angka kelahiran berada dalam situasi kritis. Mereka menyatakan bahwa peluang terakhir untuk membalikkan tren ini adalah pada periode hingga tahun 2030 karena populasi generasi muda diperkirakan akan menurun tajam setelahnya.